penyebab iritasi mata

Iritasi mata ialah masalah yang sering dialami oleh banyak orang. Misalnya selepas berenang, mata menjadi merah dan iritasi, bulu mata yang masuk ke dalam mata sehingga mata merah dan terasa mengganjal.

Cara mengatasinya pun tergantung pada penyebab iritasi mata yang kamu alami. Sedangkan penyebab iritasi cukup beragam, diantaranya paparan iritan, masuknya benda asing ke dalam mata, sindrom penglihatan komputer, infeksi, bintil, dan tersumbatnya saluran air mata.

Namun disamping itu juga ada kondisi medis lain yang menjadi penyebab iritasi, apa sajakah itu?

Beberapa Kondisi Medis Penyebab Iritasi Mata

Berdasarkan yang disebutkan di atas, kondisi medis tertentu juga bisa menjadi penyebab iritasi mata. Nah berikut ini adalah beberapa kondisi medis tambahan yang bisa membuat mata iritasi:

  • Alergi

Beberapa hal yang bisa menyebabkan alergi mata adalah serbuk sari, tungau, debu, jamur, bulu hewan peliharaan dan sebagainya. Untuk mengatasinya maka kamu harus berpatokan pada pengurangan gejala yang muncul. Segeralah ke dokter atau konsumsi pil antihistamin atau obat tetes mata yang bisa kamu dapatkan secara bebas.

  • Sindrom Mata Kering

Mata kering juga menjadi salah satu kondisi medis yang menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering terjadi apabila kelenjar air mata tidak terproduksi memenuhi jumlah normal. Atau bisa pula karena kualitas air mata tidak sesuai.

Gejalanya biasanya perih, terasa kering, gatal dan mata merah. Jika gejala ini muncul maka kemungkinan kamu mengalami masalah sindrom mata kering. Bahkan pada beberapa kasus bisa menurunkan kemampuan penglihatan.

  • Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan peradangan yang terjadi pada konjungtiva mata, sehingga bagian putih mata menjadi berwarna merah. Konjungtiva sendiri ialah selaput bening yang berada dan melapisi bagian dalam kelopak mata kamu. Selain itu juga menutupi bagian putih mata kita.

Hal ini sering terjadi dan penyebabnya adalah adanya persebaran virus, bakteri maupun jamur di mata.

  • Blefaritis

Blefaritis juga termasuk radang pada kelopak mata, dimana masalah ini membuat mata merah dan mengeluarkan kotoran mata atau belekan. Untuk gejalanya memang kebanyakan muncul di pagi hari, bahkan bisa sampai membuat bulu mata lengket.

Blefaritis lebih banyak terjadi pada orang-orang yang tidak menjaga kebersihan mata dan wajah serta kelopak mata secara benar sehingga tumbuhlah bakteri, virus maupun jamur.

  • Ulkus Kornea

Ulkud kornea merupakan masalah dimana kornea mengalami luka yang terbuka. Kebanyakan dialami oleh mereka yang sering menggunakan softlens apalagi memakainya disaat tidur malam hari.

Jika ini terjadi, maka kamu akan merasakan sakit yang sangat hebat, sensitif pada cahaya masuk dan mata pun menjadi merah. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka besar kemungkinan mata kamu akan selalu iritasi dan tidak nyaman digunakan untuk melihat. Pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan adalah melepas softlens dan tidak menggunakannya lagi hingga kondisi membaik. Kamu juga bisa mempercepat penyembuhan dengan mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter mata.

  • Trikiasis

Trikiasis merupakan sebuah istilah dimana bulu mata kamu tumbuh ke arah yang tidak beraturan. Sehingga menusuk mata dan menyebabkan mata iritasi. Yang bisa kamu lakukan adalah mencabut bulu mata yang tumbuhnya tidak beraturan. Bulu mata tersebut akan tumbuh baru sekitar 2-3 bulan lamanya.

Itulah tadi berbagai macam kondisi medis yang menjadi penyebab iritasi mata dan mungkin saja terjadi kepadamu. Bila benar terjadi, usahakan untuk meminimalisir tindakan mengucek mata karena akan memperparah kondisi mata kamu. Dan jika pertolongan pertama yang kamu lakukan tidak mengurangi rasa sakit, alangkah baiknya kamu bawa ke dokter mata untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *